Mata Rantai Jual Bibit Ikan Koi


Mata Rantai Jual Bibit Ikan Koi

‎Mata Rantai Jual Bibit Ikan Koi

‎Kasus meninggalnya siswa SMP Flora, Bekasi, Jawa-Barat, Evan Christoper Situmorang, saat mengikuti masa orientasi siswa (MOS), mendapat perhatian serius Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Bocah bau kencur itu meninggal pada 30 Juli 2015 setelah mengalami sakit di kakinya yang diduga akibat mengikuti salah Jual Bibit Ikan Koi satu kegiatan MOS “cinta lingkungan” dengan berjalan kaki sekitar empat kilometer. Menyongsong pelaksanaan data base kependudukan Jual Bibit Ikan Koi di semua instansi pemerintah, pada 2017 nanti, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pacitan, terus melaksanakan validasi data perkembangan kependudukan. Salah satu upaya tersebut dengan menyusun profil kependudukan sejak 2013 hingga sekarang.

Menurut HM. Fathony, dari 38 kabupaten/kota di Jawa-Timur, baru 14 kabupaten/kota yang sudah memiliki profil kependudukan. Termasuk satu di antaranya Kabupaten Pacitan. “Kita termasuk dari 14 kabupaten/kota di Jatim yang sudah memiliki update profil kependudukan setiap tahunnya,” katanya, Jual Bibit Ikan Koi disela launching profil kependudukan 2015, Selasa (3/8). Loka Pendidikan dan Pengembangan Penerbang Banyuwangi (LP3B) akan menjadi pusat pelatihan pesawat Cessna di kawasan Asia Tenggara. Di sekolah pilot negeri tersebut, perusahaan penerbangan Cessna akan mendirikan bengkel dan pusat Jual Bibit Ikan Koi perawatan Cessna se Asia.  Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia(SDM), Kementrian Perhubungan RI, Wahyu Satrio Utomo saat acara wisuda angkatan ke II LP3B di Banyuwangi, Senin (3/8). Utomo mengatakan LP3B dipilih menjadi Cessna Pilot Centre karena dianggap Jual Bibit Ikan Koi telah memiliki infrastruktur yang layak dan sesuai dengan standar perusahaan tersebut. Selain itu manajemen pengelolaan LP3B juga dianggap sudah profesional.

Komisioner KPAI, Susanto mengatakan, kasus tersebut memicu perlunya perbaikan radikal terhadap  model pengenalan sekolah kepada Jual Bibit Ikan Koi siswa baru. Meski secara konseptual spirit Mos positif namun dari sisi praktik  MOS identik dengan kekerasan, pelembagaan kekerasan secara terstruktur. “Sehingga perlu upaya extra ordinary untuk memutus mata rantai kekerasan atas nama MOS,” katanya melalui surat elektronik, Selasa (3/8). Hal tersebut dimulai Jual Bibit Ikan Koi dari penghapusan istilah MOS dan perumusan model pengenalan sekolah terhadap siswa baru  yang ramah anak. Istilah MOS, MOPDB, secara psikologis masih menjadi konektor bagi pelegalan oknum untuk Jual Bibit Ikan Koi melakukan kekerasan.  Baik karena faktor senioritas, dendam sejarah maupun kekerasan yang memang  sudah menjadi kultur biasa.

Pengenalan proses belajar, lingkungan dan program sekolah perlu dirumuskan kembali  agar dapat menjadi wahana konstruktif untuk membentuk Jual Bibit Ikan Koi jati diri siswa baru menjadi ” pembelajar”, Jual Bibit Ikan Koi bukan menjadi momentum “pewarisan” budaya kekerasan. “Jika ini dibiarkan, kita akan kehilangan generasi berkualitas. Karena sekolah yang sejatinya sebagai laboratorium nilai, berubah menjadi laboratorium yang tidak disadari “men-sahihkan” kekerasan,” tandasnya.



Recent Comments