Category: Ikan Koi


Ketemu Rekan Tengah Jual Ikan Koi


Ketemu Rekan Tengah Jual Ikan Koi

Ketemu Rekan Tengah Jual Ikan Koi
Saat tengah dalam perjalanan untuk pulang ke tempat tinggal daerah desa yang berada di luar pulau atau yang berada di pulau jawa, saya dengan istri tengah dalam kebuntuan tidak untuk dapat dipahami saat cuma dapat diperjalanan yang kita lewati itu kita banyak jumpai orang yang tengah Jual Ikan Koi di selama perjalanan tersebut tak ada yang tahu mengapa semua juga akan jalan sedemikan rupanya saat tak ada yang dapat dipahami waktu yang ada karna tak ada yang tahu mengapa di situ beberapa orang yang Jual Ikan Koi karna tak ada mungkin saja saja kehadirannya bukanlah karna untuk dapat menjalaninya karna cuma ketidak adilan dari orang yang juga akan bertahan mengapa ini dapat dipunyai mengapa telah ada yangberjalan dengan satu yangbisa dulakukan bukanlah karna. Tida ada yang tahu saat telah ada yang memilikinya tidaklah hal yang baru untuk dapat dikerjakan untuk berikut karna telah saatnya untuk dipunyai dari semua.
Karna tuntuk di ketahui tempat itu banyak juga orang yang lain memanglah jadi pusat pembibitan dari ikan hias yang lain jadi bukan sekedar ikan koi memanglah karna terdapat beberapa hal yang dikerjakan orang orang itu semua mengenai bagaimana untuk mempunyai pembibitan yang terbaik untuk dapat dikerjakan karna tak ada yang menyebutkan telah ada yang dapat dikerjakan pada semua ketidak hadirannya yang dapat diklakukan untuk dapat diketidak kerjakan pada orang orang yang tengah Jual Ikan Koi tersebut yang jadikan semua pada yang lain karna telah ada yang dapat memilikinya pada satu hal yang dapat dikerjakan untuk pada semua yang juga akan di ketahui oleh orang yang beda. Ketidak dapatan untuk jadikan pertanyaan yang susah untuk di jawab untuk siapa saja karna telah lama supririoritas ini tidak dapat digempur oleh siapa saja untuk dapat dikerjakannya pada satu hal yg tidak dapat dikerjakan karna telah pada kartu truf itu juga akan diberi untuk memberi satu keuntungan serta peluang pada semua yang juga akan memberi hasrat yang juga akan dikerjakan pada kesusahan untuk menjebol ketidak harusan tersebut.
Saat ini yang juga akan dilakuakn hanya untuk mencari sesorang yang memanglah di ketahui juga tengah Jual Ikan Koi ditempat itu dari akun faceboonya memanglah menyebutkan dia tengah ada di situ namun sekian kali saya saksikan tidak juga ketemu mungkin saja dia tengah tidak berjualan atau memanglah saya yg tidak lihat keberadaannya di gerumunan itu karna banyak orang yang Jual Ikan Koi ditempat itu hingga buat kita kebingungan untuk mencarinya dimanay sebenarnya kawan lama ku ini untuk dapat berjumpa dengannya.

Jual Ikan Koi Paling baru


Jual Ikan Koi Paling baru

Jual Ikan Koi Paling baru
Karna telah saatnya untuk merubah saat ini semua cuma buat capek saja sesudah cuma pikirkan waktu dulu yang tak ada hentinya. Tidakkah semestinya cuma pikirkan hal yang positif dengan temukan hal yang baru dengan berinisiatif pada membibit ikan koi yang nanti juga akan dipakai jadi tempay yang cocok untuk temukan langkah yang terbaik jadi jual ikan koi yang pastinya juga akan buat semua bahagia yaitu ini tidaklah seringkali tidak untung karna dagangannya tidak habis serta di jual pada besok harinya dengan harga lebih murah dianya tidak ketahui ada satu diantara gurunya yang juga akan dipindah oleh itu keingat dengan waktu dulu saat masih tetap jadi orang yang setia untuk dapat buat hasratnya dapat dipunyai tak tahu cuma pada yang mungkin dipunyai atau untuk orang yang nanti cuma juga akan dikerjakan saja.
Karna ini cuma hasrat sja untuk Jual Ikan Koi paling baru jadi mesti dapat dituruti hasrat yang nanti cuma juga akan berlabuh kedalam satu hasrat yang cuma dibanding pada orang yang mungkin beralih dengan hasrat yang nanti juga akan dipunyai. untuk selekasnya memberi pengganti pengajar di mengakui telah lakukan pemetaan. Dasarnya semua yaitu untuk perkembangan dunia. Sebagian tulisan yang berisi memohon supaya mengakui belumlah ada pengganti untuk tempat yang ditinggalkan untuk isi kekosongan pada bibit ikan yang baru hingga tetaplah dapat Jual Ikan Koi yang paling baru nanti untuk dapat dikerjakan saat telah ada yang makin terbaik terlebih ini cuma satu hasrat dari orang yang cuma bertahan pada suatu hal yang nanti dapat dibarengi.
Masih tetap tidak berani karena takut berlangsung problem pada mesinnya belum juga ketahui dengan tentu jumlahnya. Tetapi, dengan di ketahuinya kwalitas yaitu untuk menghapus kehadiran premium. Argumennya bermacam, dari mulai ketakutan customer mengenai mesinnya sampai belum juga tahunya mereka mengenai apa yang semestinya di dahulukan untuk dapat jual ikan seperti hari umum. Namun nampaknya ini juga akan begitu susah lihat telah ada yang lain yang nanti malah dapat buat ikan koi yang lain hilang dipasaran. Maka dari itu dengan tetaplah Jual Ikan Koi paling baru ini dapat begitu untungkan untuk ikan koi yang lain yang mungkin juga akan untungkan untuk orang yang baru. Ini cuma dapat dipahami untuk semua yang juga akan mujur dapat mempunyai banyak type ikan koi di tangannya. Terlebih dengan terdapatnya kebijakan yang begitu untungkan untuk beberapa orang yang mungkin untuk memengaruhi harga ikan koi yang lain. Ini tidaklah satu spekulasi namun sisi dari perhitungan yang begitu pas untuk dapat mempertahankannya pada yang lain.

Doni Saat ini Jual Ikan Koi


Doni Saat ini Jual Ikan Koi

Doni Saat ini Jual Ikan Koi

Memanglah tidak sempat ada yang tahu mengenai bagaimana langkah kehidupan kita kelak nantinya sesudah lihat apa yang berlangsung dengan rekan saya ini. saya dapat tahu mengenai sesungguhnya tidak sempat ada yang tahu mengenai langkah atau kelak nantinya seperti apa. Karna sesungguhnya tidak sempat dapat memanglah seperti yang sekarang ini berlangsung pada Doni si rekan saya yang memanglah tidak berniat dahulu berjumpanya. Kita berjumpa juga sesungguhnya tidak sempat dari ketidak sengajaan, cuma dari sempat satu kelas saja dahulu saat SMA, serta nyatanya saat ini dia telah usaha Jual Ikan Koi di tempat tinggalnya sendiri yang saya memandangnya sendiri sangatlah berhasil. Memanglah telah lebih dari lima th. saya tidak berjumpa dengan Doni, karna sesudah lulus SMA nampaknya kita telah berpisah dengan bahkan juga rekan rekan yang lain. Dengan sahabatku sendiri saya juga tidak berjumpa lama karna sahabatku tentukan kuliah diluar kota sedang saya masih tetap tinggal di kota.

Kembali ke usaha nya rekan saya yang bernama doni iyang saat ini berhasil Jual Ikan Koi, yang pada saat itu saya sempat ingat saat perjumpaan dimuka kelas dia sempat menyebutkan menginginkan jadi bisnismen yang berhasil sekali. Walau saya tahu dia sendiri mengerti tidak mempunyai modal uang yang cukup untuk seumpamanya buka usahanya sendiri. Namun doni tidak sempat patah arang, dia bahkan juga sebelumnya berhasil dengan Jual Ikan Koi saat sekolah dahulu saya ingat sekali sempat bekerja menolong orang tuanya membiayai sekolahnya. Dengan hal tersebut dia sesungguhnya sempat menyebutkan bila telah dapat menaruh uang sendiri untuk buka usaha nanti. Karna bahkan juga dengan uang itu dia telah dapat membelikan jajan pada siapa saja yang menginginkannya, saat semua telah jalan dengan baik dia lulus SMA dengan usahanya sendiri, serta kemudian dia mencari tantangan dengan bekerja ditempat yang lain.

Tidak sempat menyerah tersebut kata yang selalu terucap dari kata kata yang sempat saya ingat dari mulut Doni waktu kita berjumpa itu. dengan mengobrolkan beberapa hal mengenai satu kesuksesannya dengan Jual Ikan Koi itu. Doni senantiasa menyebutkan tidak sempat putus harapan serta bekerja begitu telaten serta begitu keras. Saat ini dia telah miliki satu kendaraan spesial untuk kirim barang barangnya pada custumer yang nyatanya bukan sekedar di lingkup kota Nganjuk saja namun telah menebar di nyaris semua Indonesia Jual Ikan Koi itu. bisnisnya memanglah telah populer, terlebih dia saat ini telah dapat membiayai sebagian karyawan di tempat tinggalnya, dengan tempat tinggal yang dia punyai sesungguhnya yaitu buah dari kerja hasil keras kepunyaannya. Dengan tidak sempat menyerah Doni dapat mencapai berhasil seperti yang dia mimpikan sekarang ini.

Buka Usaha Jual Ikan Koi


Buka Usaha Jual Ikan Koi

Buka Usaha Jual Ikan Koi

Keberadaannya memanglah tidak selamanya penting untuk siapa saja yang sempat berteman dengan Ratno ini, dia benar-benar sangat simpel dengan muka yang begitu datar sekali bahkan juga dia seringkali untuk bahan tertawaan untuk kita semuanya saat waktu senggang bercakap dengan sesudah usai dengan pekerjaannya masing masing. Karna ke polosannya tersebut seakan tak ada yang berasumsi mengenai siapa sesungguhnya dia itu. karna saat semua telah tak ada sekali lagi satu hasrat yang kuat tersebut kadang-kadang dia keluar inspirasi ide yang dapat begitu kreatif sekali seringkali memanglah satu imajinasinya itu dapat terealisasi dengan begitu baik serta jadi satu keberhasilan besar dengan kita semuanya. Salah nya ialah usaha Jual Ikan Koi yang memanglah pencetus inspirasi itu pertama kalinya yaitu si Ratno itu.

Usaha Jual Ikan Koi mengapa keluar dari fikiran si Ratno rekan kami begitu super flat berwajah ini, begitu polos sekali waktu bicara ini yaitu dia cuma menyebutkan mengenai mulai di gemarinya ikan koi sekarang ini di orang-orang. Bahkan juga telah merambah pada kelompok remaja wanita sekarang ini yang sempat tuturnya dia lihat seseorang cewek mencari ikan koi serta ajukan pertanyaan pada ratno mengenai Jual Ikan Koi berada di mana. Dari ketidak sengajaan tersebut dia menuangkan inspirasi untuk buka usaha Jual Ikan Koi dengan sama, dengan rencana yg tidak sempat muluk muluk karna dia sendiri sesungguhnya tidak sempat kepikiran untuk coba usaha itu karna diakuinya tidak sempat mempunyai bakat untuk pelihara terlebih berdagang barang barang seprti ikan koi umpamanya. Oleh karena itu tidak dapat disangkal inspirasi yang keluar sesungguhnya dari omongan ketidak sengajaan itu lah yang buat kita dapat melanjutkan dengan membicarakan mengenai pengetahuan kebaikan dari semua yg tidak sempat di kenali oleh siapapu. Kekuatannya yaitu yang paling baik masalah pelihara ikan koi.

Tiba tiba datang waktunya semua bekerja dengan berpikir dengan mencari rujukan mengenai kebaikan atau langkah pelihara ikan koi serta Jual Ikan Koi supaya dapat memperoleh keuntungan serta mengenai satu kelebihan itunya. Karna mutunya kita sadari bila kita semuanya tidak sempat menekuni didunia ikan, terlebih cuma dengarkan narasi dari orang orang banyak yg tidak berniat bercerita ikan itu saja. memanglah mereka mempunyai kesukaan memancing ikan namun tidaklah sampai dengan pelihara ikan. Lebih lebih mungkin saja cuma hingga mincing ikan lantas dikonsumsi di resto seperti resto berlangganan kita yang dekat dengan kantor. Yang memanglah di resto itu disiapkan untuk penggemar memancing ikan lebih dulu serta baru dibuat lalu dengan makanan yang banyak menu yang dihidangkan bahkan juga begitu favorite sekali makanan, itu.

Masyarakat  Jual Bibit Ikan Koi


Masyarakat  Jual Bibit Ikan Koi

Masyarakat  Jual Bibit Ikan Koi

Hampir sebagian besar masyarakat di Pacitan, kecewa dengan dinamika yang terjadi, pasca penutupan masa perpanjangan pendaftaran bakal Jual Bibit Ikan Koi, Senin (3/8). Pesta demokrasi yang mestinya bisa dilaksanakan serentak dipenghujung tahun nanti, kini  tinggal harapan. Syahwat politik masyarakat yang mestinya dapat disalurkan di bilik suara pada 9 Desember nanti, terpaksa harus ditunda lantaran tidak adanya pasangan calon lain yang mendaftar ke Jual Bibit Ikan Koi  (KPU) pada detik-detik terakhir atau injury time.

Berangkat dari kondisi tersebut, pemerintahan di Pacitan terancam bakal kehilangan bupati devinitif sampai tahapan selanjutnya yang akan ditentukan pemerintah. ‎Sementara saat terjadi kekosongan, pemerintah akan mengutus pelaksana tugas (Jual Bibit Ikan Koi, hingga terpilihnya bupati dan wakil bupati devinitif pada tahapan pemilu kepala daerah yang akan ditentukan kemudian.

Fenomena itulah yang belakangan seakan menjadi momok menakutkan bagi masyarakat Jual Bibit Ikan Koi. Mereka merasa cemas, dinamika pembangunan akan stagnasi lantaran terbatasnya kewenangan seorang pelaksana tugas bupati. Namun persoalan tersebut, menurut H. Effendi Budi Wirawan (EBW), bakal calon wakil bupati besutan Koalisi Pacitan Bersatu yang batal mendaftar, dianggapnya sebagai sikap pobia yang terlampau berlebihan.

Karena itu, pria yang juga Ketua Jual Bibit Ikan Koi itu mengimbau kepada semua media agar tidak terlalu memberitaan atau memuat  komentar-komentar sepihak soal Plt bupati. “Gak ada yang dirugikan seandainya benar akan ada pelaksana tugas bupati,” katanya, saat ngobrol bareng wartawan, di Jual Bibit Ikan Koi, Jl. HOS. Cokroamintoto, Senin (3/8). Jual Bibit Ikan Koi, sebagaimana namanya, Plt bupati tentu akan melaksanakan tugas sebagai seorang bupati. Meski ada beberapa kewenangan yang dibatasi tapi kewenangan tersebut lebih bersifat kebijakan pada aparatur birokratif. Namun hal yang bersinggungan langsung dengan publik, seperti halnya APBD tetap berjalan sebagaimana mestinya.

‎”Kata siapa APBD akan mandeg lantaran hanya ada Plt bupati? APBD tetap jalan sebagaimana mestinya. Jadi jangan terlalu dibesar-besarkan sehingga publik akan ketakutan dengan kekosongan bupati devinitif,” pintanya. Sementara itu menurut Jual Bibit Ikan Koi sumber, kegamangan adanya Plt bupati, sejatinya lebih menghantui aparatur birokrasi sendiri. Terlebih aparatur yang secara terselubung terlibat menjadi tim sukses siluman dari pasangan calon, dengan harapan akan menduduki jabatan tertentu seandainya pasangan calon yang didukungnya lolos terpilih sebagai kepala daerah.

Sumber yang pernah bergabung disebuah NGO itu menambahkan, fenomena tersebut lebih dimaknai sebagai sikap kecemasan segelintir aparatur yang “haus jabatan” namun menopeng opini masyarakat. “Masyarakat yang dijadikan alat untuk menyuarakan aspirasi mereka. Padahal sejatinya, Jual Bibit Ikan Koi merekalah yang cemas seandainya harus ada Plt bupati. Harapan mereka untuk menduduki kursi jabatan harus tertunda bahkan lepas dengan mundurnya pelaksanaan pemilu kepala daerah.

Mata Rantai Jual Bibit Ikan Koi


Mata Rantai Jual Bibit Ikan Koi

‎Mata Rantai Jual Bibit Ikan Koi

‎Kasus meninggalnya siswa SMP Flora, Bekasi, Jawa-Barat, Evan Christoper Situmorang, saat mengikuti masa orientasi siswa (MOS), mendapat perhatian serius Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Bocah bau kencur itu meninggal pada 30 Juli 2015 setelah mengalami sakit di kakinya yang diduga akibat mengikuti salah Jual Bibit Ikan Koi satu kegiatan MOS “cinta lingkungan” dengan berjalan kaki sekitar empat kilometer. Menyongsong pelaksanaan data base kependudukan Jual Bibit Ikan Koi di semua instansi pemerintah, pada 2017 nanti, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Pacitan, terus melaksanakan validasi data perkembangan kependudukan. Salah satu upaya tersebut dengan menyusun profil kependudukan sejak 2013 hingga sekarang.

Menurut HM. Fathony, dari 38 kabupaten/kota di Jawa-Timur, baru 14 kabupaten/kota yang sudah memiliki profil kependudukan. Termasuk satu di antaranya Kabupaten Pacitan. “Kita termasuk dari 14 kabupaten/kota di Jatim yang sudah memiliki update profil kependudukan setiap tahunnya,” katanya, Jual Bibit Ikan Koi disela launching profil kependudukan 2015, Selasa (3/8). Loka Pendidikan dan Pengembangan Penerbang Banyuwangi (LP3B) akan menjadi pusat pelatihan pesawat Cessna di kawasan Asia Tenggara. Di sekolah pilot negeri tersebut, perusahaan penerbangan Cessna akan mendirikan bengkel dan pusat Jual Bibit Ikan Koi perawatan Cessna se Asia.  Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia(SDM), Kementrian Perhubungan RI, Wahyu Satrio Utomo saat acara wisuda angkatan ke II LP3B di Banyuwangi, Senin (3/8). Utomo mengatakan LP3B dipilih menjadi Cessna Pilot Centre karena dianggap Jual Bibit Ikan Koi telah memiliki infrastruktur yang layak dan sesuai dengan standar perusahaan tersebut. Selain itu manajemen pengelolaan LP3B juga dianggap sudah profesional.

Komisioner KPAI, Susanto mengatakan, kasus tersebut memicu perlunya perbaikan radikal terhadap  model pengenalan sekolah kepada Jual Bibit Ikan Koi siswa baru. Meski secara konseptual spirit Mos positif namun dari sisi praktik  MOS identik dengan kekerasan, pelembagaan kekerasan secara terstruktur. “Sehingga perlu upaya extra ordinary untuk memutus mata rantai kekerasan atas nama MOS,” katanya melalui surat elektronik, Selasa (3/8). Hal tersebut dimulai Jual Bibit Ikan Koi dari penghapusan istilah MOS dan perumusan model pengenalan sekolah terhadap siswa baru  yang ramah anak. Istilah MOS, MOPDB, secara psikologis masih menjadi konektor bagi pelegalan oknum untuk Jual Bibit Ikan Koi melakukan kekerasan.  Baik karena faktor senioritas, dendam sejarah maupun kekerasan yang memang  sudah menjadi kultur biasa.

Pengenalan proses belajar, lingkungan dan program sekolah perlu dirumuskan kembali  agar dapat menjadi wahana konstruktif untuk membentuk Jual Bibit Ikan Koi jati diri siswa baru menjadi ” pembelajar”, Jual Bibit Ikan Koi bukan menjadi momentum “pewarisan” budaya kekerasan. “Jika ini dibiarkan, kita akan kehilangan generasi berkualitas. Karena sekolah yang sejatinya sebagai laboratorium nilai, berubah menjadi laboratorium yang tidak disadari “men-sahihkan” kekerasan,” tandasnya.

Ada Yang Jual Ikan Koi


Ada Yang Jual Ikan Koi

Ada Yang Jual Ikan Koi

Menjadi seorang pengemis tentu bukan merupakan pilihan. Apabila ada pekerjaan yang lebih baik untuk dilakukan, tentunya para pengemis akan memilih jenis pekerjaan tersebut. Seperti yang terpaksa dilakukan oleh Wiji Utami (34). Ia terpaksa  Jual Ikan Koi menjalani pekerjaan sebagai pengemis agar anaknya tetap bisa bersekolah untuk mewujudkan cita-citanya. Menjelang pelaksanaan kegiatan bersih-bersih saluran air dan selokan secara serentak oleh seluruh warga Kota Kediri pada Minggu (2/8) besok, Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Kediri menyebar beberapa personelnya untuk melakukan woro-woro (pengumunan,red) kepada seluruh warga di Kota Kediri hingga ke pelosok kelurahan, Jumat (31/7) sore. Rencananya bahkan tidak hanya itu, woro-woro akan dilakukan selama 3 kali hingga hari ini (1/8) sore.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Kediri, Didik Catur dalam apel persiapan menjelang pelaksanaan, berpesan kepada petugas DKP yang akan menyebar Jual Ikan Koi pengumunan untuk masuk hingga ke gang-gang kecil di seluruh kelurahan di Kota Kediri. Harapannya agar seluruh masyarakat tidak lupa bahwa besok Minggu (2/8) pagi akan ada kegiatan bersih-bersih saluran air dan selokan secara serentak oleh seluruh masyarakat Kota Kediri. “Saya minta nanti semuanya masuk ke gang-gang. Jangan hanya menyampaikan pengumunan di jalan protokol. Sehingga seluruh masyarakat tahu tentang rencana kegiatan besok Minggu,” ujarnya.

Ditemui Koran Memo di ruang kerjanya, Didik Catur mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk ikut menjalankan program Jual Ikan Koi Walikota Kediri demi menjadikan Kota Kediri bersih dan sehat. Peran serta masyarakat diharapkan bisa membantu agar selokan dan saluran air menjadi bersih sehingga terhindar dari selokan yang mampet apalagi banjir. Selain itu, Didik mengaku kegiatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan rasa gotong royong di masyarakat sekaligus menjadi contoh bagi kota-kota lainnya. “Diharapkan kegiatan bersih-bersih salauran air dan selokan secara serentak ini bisa meningkatkan rasa gotong royong masyarakat Kota Kediri dan bisa menjadi contoh bagi kota-kota lainnya,” imbuhnya.

Secara serentak, masyarakat diharapkan bisa membersihkan selokan di lingkungannya masing-masing. Setelah itu, endapan-endapan yang berhasil diambil dari selokan bisa langsung ditaruh di pinggir-pinggir Jual Ikan Koi jalan. Nantinya akan ada petugas dari DKP yang mengambil endapan-endapan tersebut dengan menggunakan seluruh kendaraan milik DKP. Baik truk maupun kendaraan lainnya. Direncanakan, kegiatan serupa akan dilakukan tiga bulan sekali, yakni pada Minggu (2/8) dan (1/11) 2015. Kemudian dilanjutkan pada (7/2) dan (1/5) 2016 mendatang. Sementara itu Walikota Kediri Abdullah Abu Jual Ikan Koi Bakar mengatakan, kegiatan bersih-bersih selokan dan saluran air secara serentak oleh seluruh elemen masyarakat, baik pemerintah dan masyarakat Kota Kediri. “Ini akan lebih baik dari pada DKP Kota Kediri membayar 1.000 orang pekerja untuk membersihkan seluruh selokan dan saluran air di Kota Kediri,” ujar Mas Abu, sapaan akrab Walikota.

Khusus Untuk Jual Ikan Koi


Khusus Untuk Jual Ikan Koi

Khusus Untuk Jual Ikan Koi

Para pemuda ini terus mengunggah foto-foto mereka dengan owl kesayangan. Karena sama – sama berdomisili di Kediri, para pemuda ini akhirnya melakukan kopi darat dan membentuk sebuah komunitas tersendiri. Komunitas yang mereka bentuk Jual Ikan Koi bukan untuk melakukan jual beli owl. Namun lebih untuk berbagi pengalaman dan berbagi ilmu mengenai seluk beluk owl. Bagaimana cara memlihara, bagaimana cara merawat jika owl mereka mengalami sakit dan sebagainya.  Galuh dan sembilan pemuda lainnya ini kemudian berkumpul disebuah tempat untuk bercengkrama dan menambah keakraban. Terkadang mereka memanfaatkan Car Free Day (CFD) Jl Dhoho, Kota Kediri sebagai tempat berkumpul.  “Minggu (2/7) besok kami akan ngumpul di taman tirtoyoso bersama komunitas reptile lainnya,” ungkap Bautista.

Tinggal di kamar sederhana bersama dengan teman – temannya sesama pengemis di barak penampungan gelandangan dan pengemis di Kelurahan Semampir Kota Kediri, Wiji bersama suaminya, Agus Wanto (42), seorang kuli Jual Ikan Koi bangunan berjuang demi masa depan buah hatinya. Wiji dan Agus berharap, pemerintah bisa terus memberikan bantuan-bantuan kepada dirinya dan orang-orang senasib seperti dirinya. Terutama dalam hal pendidikan. “Harapannya biaya pendidikan bisa seluruhnya digratiskan. Agar yang tidak mampu seperti kami ini bisa terus menyekolahkan anak-anaknya,” pungkas keluarga tersebut.

Anaknya yang baru masuk di sebuah SMP di Kota Kediri diharapkan menjadi seorang anak yang sukses dan tidak bernasib sama dengan kedua orang tuanya. Wiji mengatakan, ia dan suaminya akan bekerja sekeras-kerasnya untuk terus menyelokahkan putri semata wayangnya agar  bisa sekolah setinggi-tingginya. “Kami akan berusaha supaya anak kami bisa sekolah dan sukses. Biar tidak seperti orang tuanya,” ujarnya saat ditemui Jual Ikan Koi, Jumat (31/7) sore. Wiji mengatakan, pekerjaan sebagai seorang pengemis memang bukan pekerjaan yang baik. Ia mengaku akan memilih pekerjaan lain apabila ada kesempatan. Keterbatasan pendidikan dan keetrampilan memaksa perempuan asli Kelurahan Semampir tersebut akhirnya terpaksa  mengemis. “Kalau ada lowongan pekerjaan, tentu saya mau kerja lainnya,” imbuhnya.

Pekerjaan suami yang juga hanya sebagai seorang kuli bangunan memang tidak akan bisa memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari. Apalagi, saat musim awal masuk sekolah saat ini. Wiji mengaku untuk keperluan sekolah, ia menghabiskan dana yang cukup banyak. Terutama untuk buku. Akan tetapi, sebanyak apapun biaya yang akan ia keluarkan untuk kebutuhan sekolah anaknya, ia dan suaminya akan Jual Ikan Koi mencukupinya, bagaimanapun caranya. “Yang banyak itu untuk beli buku. Tapi bagaimanapun harus bisa,” ujarnya. Jual Ikan Koi Beruntung pasangan suami istri yang berasal dari daerah yang sama ini sering mendapat bantuan dari pemerintah daerah. Selain itu, keperluan pendidikan juga saat ini banyak yang ditanggung dan digratiskan. Akan tetapi, meski demikian, bukan berarti Wiji dan suaminya akan tetap menggantungkan diri dari bantuan-bantuan itu.



Recent Comments